Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-07 22:04:26【Kabar Kuliner】613 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(5)
Sebelumnya: Pentingnya nutrisi untuk ongak pada pemulihan stroke
Selanjutnya: CORE: Jelang Natal, pasokan
Artikel Terkait
- Kenapa lobster air tawar mudah mati? Ini penyebab dan pencegahannya
- Tujuh kecamatan di Bekasi terendam banjir luapan Kali Cikarang
- BNN: Target Indonesia Emas sulit tercapai jika narkoba ngak ditangani
- Serial Zomvivor Thailand tayang di Netflix, tambah wakil Asia Tenggara
- Anggota DPR dukung perluasan MBG dengan pembenahan
- Segera Hadir, Terobosan Pengukuran Warna: HunterLab Agera L2
- Pendaftaran film santri di SANFFEST 2025 dimulai 10 November 2025
- Kemendagri: Luwu Timur paling siap jalankan program MBG daerah 3T
- Kapolda: 80 persen SPPG sudah terbentuk di Aceh, guna dukung MBG
- Pameran tunggal Nyoman Bratayasa, hadirkan patung berusia dua abad
Resep Populer
Rekomendasi

Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG

Kemendagri: Luwu Timur paling siap jalankan program MBG daerah 3T

Mbappe raih sepatu emas, Perez singgung legenda Real Madrid

BI bangun tugu uang rupiah tiga dimensi di Bali

Kiat cerdas hemat biaya bulanan, manfaatkan gratis biaya admin

Formula Prabowo dari APEC Gyeongju untuk dunia

Ketua PWI Pusat ingatkan wartawan terapkan kode etik dalam pemberitaan

Ketua PWI Pusat ingatkan wartawan terapkan kode etik dalam pemberitaan